Tahnik dan Aqiqah, Cara Menyambut Bayi yang Baru Lahir - Paket Aqiqah Pandeglang Picung

 
Paket Aqiqah Nurul Hayat Cilegon

Islam memandang kelahiran sang bayi bukanlah hanya sebuah proses alamiah belaka. Islam telah mengatur kehidupan manusia dari segala aspek.  Lalu bagaimana cara syariat islam menyambut kelahiran bayi ??

Islam adalah ajaran yang syamil mutakamil (sempurna dan menyeluruh). Artinya Ajaran Islam menyeluruh meliputi semua zaman, kehidupan, dan eksistensi manusia.

Allah Ta’ala telah menyempurnakan syari’at agama-Nya. Maka cukuplah bagi kita menjadikan Al-Qur’an dan Sunnah sebagai pedoman dalam kehidupan. ( QS. Al - Maidah :3 ). Salah satu yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW kepada umatnya adalah tentang menyambut kehadiran bayi ?

Selain diperdengarkan azan dan iqamah, memberikan nama yang baik, kita juga disunahkan untuk mengamalkan tahnik dan aqiqah kepada bayi yang baru lahir.

Apa itu tahnik?

Ibnu Hajar Al-Asqalani menjabarkan bahwa tahnik adalah mengunyahkan sesuatu kemudian meletakkan atau memasukkannya ke mulut bayi yang baru lahir lalu menggosok-gosokkan ke langit-langit mulut. Tujuannya, agar bayi tersebut terlatih dengan makanan yang baik dan penuh berkah serta untuk menguatkannya.

Menurut para ulama, tahnik ini hukumnya sunah didasarkan pada sejumlah hadis Rasulullah saw.

Abu Burdah dari Abu Musa, dia berkata, "Aku pernah dikaruniai anak laki-laki, lalu aku membawanya ke hadapan Nabi saw, maka beliau memberinya nama Ibrahim dan mentahniknya dengan sebiji kurma (tamr)." (HR. Bukhari).

Tahnik, Sunnah Bayi dengan Kurma
tahnik bayi

Cara ketika mentahnik bayi dilakukan dengan membuka mulut bayi sehingga (sesuatu yang telah dikunyah) bisa masuk ke perutnya.

Akan lebih utama lagi, mentahnik ini dilakukan dengan kurma kering (tamr). Namun apabila tidak menemukan kurma kering, maka cukup dengan kurma basah (ruthab). Kalau pun tidak memperoleh kurma, maka bisa diganti dengan sesuatu yang manis salah satunya seperti madu.

Sebagai amalan sunah, tentu tahnik memiliki sejumlah keutamaan di baliknya. Dalam kitab Fathul Bari dikatakan bahwa tahnîk bisa melatih dan menguatkan sang bayi untuk makan, diharapkan yang pertama kali masuk ke perut bayi adalah sesuatu yang manis, karena Rasulullah saw mentahnik bayi yang baru lahir dengan kurma.

Aqiqah Dalam Syariat Islam

 “Anak yang baru lahir itu tergadai dengan akikahnya yang disembelih pada hari ketujuh dari hari kelahirannya, dan pada hari itu juga hendaklah dicukur rambutnya dan diberi nama." (HR Ahmad dan Tirmidzi).

Hadist tersebut menjelaskan tentang keutamaan aqiqah. Makna tergadai, jumhur ulama memberikan penjelasan bahwa :

  • Syafaat yang diberikan anak kepada orang tua tergadaikan dengan aqiqahnya. Artinya, jika anak tersebut meninggal sebelum baligh dan belum diaqiqahi maka orang tua tidak mendapatkan syafaat anaknya di hari kiamat.
  • Keselamatan anak dari setiap bahaya itu tergadaikan dengan aqiqahnya. Jika diberi aqiqah maka diharapkan anak akan mendapatkan keselamatan dari mara bahaya kehidupan.
  • Allah jadikan aqiqah bagi bayi sebagai sarana untuk membebaskan bayi dari kekangan setan. Karena setiap bayi yang lahir akan diikuti setan dan dihalangi untuk melakukan usaha kebaikan bagi akhiratnya. Dengannya, aqiqah menjadi sebab yang membebaskan bayi dari kekangan setan dan bala tentaranya

Sementara itu, jumhur (mayoritas) ulama berpendapat, akikah hukumnya sunah muakkadah. Demikian pendapat Imam Malik, ulama Madinah, Imam Syafii serta para pengikutnya, Imam Ahmad bin Hanbal, Ishaq, Abu Saur, dan segolongan besar ahli fikih dan mujtahid (ahli ijtihad).

Pendapat ini didasarkan pada sabda Nabi SAW, "Barang siapa di antara kamu ingin bersedekah buat anaknya, bolehlah ia berbuat." (HR Ahmad, Abu Dawud dan an-Nasai).

Alternatif Aqiqah Praktis

Hukum aqiqah dan tahnik adalah sunnah muakaddah, meski bukan ibadah fardhu tentu tidak boleh di remehkan begitu saja. Kedua Sunah tersebut bisa dilakukan secara bersamaan. Sebagai ungkapan rasa syukur juga sebagai wasilah syiar Islam. Oleh karena itu, untuk kesempurnaaan ibadah, harus diserahkan kepada ahlinya.

Tahnik bisa dilakukan oleh orang tua si bayi sendiri, dan untuk acara dan paket aqiqah boleh  di amanahkan melalui jasa aqiqah siap saji yang amanah dan terjamin kesyar’iannya , mulai dari memilih hewannya, proses sembelih dan memasaknya.

Untuk aqiqah siap saji yang sudah terpercaya di Indonesia tentu saja Aqiqah Nurul Hayat. Sudah dikenal sebagai "pelopor aqiqah siap saji". Berpengalaman lebih dari 15 tahun dengan puluhan ribu pelanggan. Tesebar di 30 lebih cabang di Indonesia. Bersertifikat halal MUI. Mendapat rekor MURI. Langganan Aqiqah para tokoh dan artis negeri ini.

Kini, Aqiqah Nurul Hayat hadir lebih dekat menyapa dan melayani para warga Pandeglang Picung, Cilegon dan sekitarnya.


Lokasinya : Jl. Perum Harjatani Permai Blok B No.12, RT.1/RW.2 Cibeber, Kota Cilegon, Banten
WA 082225111165

Paket Aqiqah Cilegon, menyediakan paket Harga Kambing Aqiqah yang ramah di kantong. Pilihan menunya bisa disesuaikan dengan selera keluarga. Berbagai jenis olahan seperti Sate, Gule, Rendang, Krengsengan Daging, Tongseng, Nasi Kebuli, Rica, dan olahan lainnya turut menyempurnakan kekhidmatan acara Aqiqah Anda.

paket aqiqah yang tersedia di Nurul Hayat


Dengan hanya 1 juta-an, Anda sudah mendapatkan:
✅ Kambing/domba sehat &cukup umur
✅ Gratis biaya penyembelihan
✅ Gratis biaya masak menjadi sate/gule atau menu lain
✅ Gratis pengiriman
✅ Sertifikat aqiqah
✅ Voucher Umroh sebesar Rp 500.000
✅ Anda beraqiqah sekaligus sedekah. Karena setiap laba penjualan dipakai untuk mendukung program pemberdayaan yatim dan dhuafa.

 


protokol kesehatan petugas Aqiqah Nurul Hayat

Kehadiran kami, Paket Aqiqah Nurul Hayat Cilegon bagian dari syiar ibadah aqiqah sekaligus membantu dan memberikan kemudahan Anda semuanya dalam menunaikan ibadah sunnah aqiqah sesuai tuntunan rasulullah. Barakallahu fikum.

( dirangkum dari berbagai sumber)

 

 

 

 



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aqiqah Cinere Depok Terbaik Pilihan Artis

Aqiqah Ciracap Sukabumi Terbaik